Hambatan Menuju Sukses

91hambatanManusia seringkali dihadapkan pada sebuah pilihan. Karena hidup memang sebuah pilihan. Untuk makan, Anda bisa memilih menu apa yang akan Anda santap. Mau mandi, tinggal pilih, mau sabun dengan warna dan aroma yang bagaimana yang akan Anda gunakan. Ingin memiliki pendamping, Anda harus memilih, sosok seperti apa yang akan menemani Anda hingga tua nanti.

Begitu pun dengan sukses. Jika Anda ingin sukses, Anda harus menentukan jalur mana yang akan Anda tempuh, misalnya, menjadi Pengusaha atau Karyawan, atau profesi-profesi lainnya.

Apapun pilihan Anda untuk meraih kesuksesan, bisa dipastikan Anda akan menemui hambatan. Segera kenali penyakit (hambatan) sukses Anda, agar Anda bisa dengan cepat mengatasinya.

  1. Malas
    Rasa malas biasanya terbentuk karena sudah terlalu lama di posisi nyaman, dan tidak punya keinginan untuk berubah. Padahal sesungguhnya, setiap orang memiliki potensi untuk meraih kehidupan yang lebih baik.
  2. Takut mulai atau takut gagal
    Serupa dengan rasa malas, rasa takut mulai atau perasaan takut gagal yang dipelihara terus-menerus dalam diri seseorang akan menghambat kesuksesan. Adalah lebih baik untuk menyegerakan sesuatu hal apalagi itu untuk kebaikan, bukan? Proses memulai bisa dipelajari dan bila gagal, semua akan bisa diatasi.
  3. Terlalu banyak pertimbangan
    ‘Bagaimana bila begini?’ atau ‘Apa jadinya kalau begitu?’. Kalimat-kalimat serupa itu sering terdengar dari orang yang terlalu banyak perhitungan, padahal orang itu belum melakukan action sama-sekali. Dia hanya membiarkan pikirannya bermain-main. Sama saja dengan perasaan takut mulai dan takut gagal. Bila Anda merasakan ini, buang segera penyakit itu. Segera setelah Anda mulai, Anda akan menemukan cara untuk mengatasi setiap masalah Anda, yang tidak akan Anda temukan bila Anda hanya berpangku tangan.
  4. Mudah putus asa dan mudah menyerah
    Percaya atau tidak, penyakit ini bila tidak segera diatasi akan merusak tatanan kehidupan Anda, sekarang dan di masa yang akan datang. Jika Anda putus asa, lalu menyerah, semua akan hancur, termasuk cita-cita sukses Anda.
  5. Tidak mau belajar
    Kesuksesan tidak akan mendatangi orang yang tak mau belajar. Faktor keberuntungan mungkin ada, tapi tidak akan bertahan lama. Belajarlah. Cari ilmu sebanyak-banyaknya agar Anda selalu dapat mengatasi kesulitan yang Anda hadapi. Inovasi didapat dari belajar, begitu pula proses kreatifitas.

 

Ahli Tidur dan Ahli Makan

39Ahli tidurDi sebuah negeri, tinggallah dua orang pemalas, si Buntal dan si Bantal. Si Buntal, kerjanya hanya makan sepanjang hari. Tak ada kerja lain selain makan. Lain dengan si Bantal, yang tak ada kerja lain selain tidur. Di mana tempat dia bisa tidur, maka tidurlah dia. Dua mereka berbadan gemuk, jalan pun payah karena beratnya badan.

Suatu ketika, sang Raja Negeri membuat pengumuman, bahwa kerajaan membutuhkan dua orang punggawa kerajaan yang tugasnya menjaga Raja dari serangan musuh. Mendengar itu, mereka berdua datanglah ke Istana.

Sesampainya di Istana, kedatangan mereka pun diketahui oleh Raja. Namun, sang Raja kecewa melihat penampilan mereka. Badan besar bergelambir di sana-sini. Yang satu sibuk menguap, satunya sibuk mengunyah. Tapi sang Raja tetap menerima mereka dengan baik.

Paduka Raja langsung bertanya kepada mereka berdua, “Apa keahlian yang kalian miliki, sampai-sampai kalian berani datang kemari untuk menjadi punggawa?”
Buntal tersenyum. “Hamba jago makan, Yang Mulia.”
Bantal pun ikut menyeringai. “Kalau hamba jago tidur, Paduka Raja.”
Sang Raja mengernyit. “Bagaimana bisa kalian katakan itu semua keahlian? Kerajaan butuh punggawa, bukan orang yang hanya pandai bermalasan.”
Buntal dan Bantal sama tertawa.
“Paduka,” ucap si Buntal. “Paduka boleh mengadakan ujian pada hamba, bagaimana hamba makan. Selepas ujian nanti, boleh Paduka menentukan lagi.”
“Betul, Baginda,” sambung si Bantal. “Baginda pun boleh menguji hamba, bagaimana hamba tidur. Niscaya Paduka tak kan menyesal mengadakan ujian ini.”

(Bersambung)

Page 9 of 82« First...7891011...203040...Last »