BUKAN otak kanan atau otak kiri, tapi dengan IMAN!

Kebanyakan orang gagal bukan karena dia TIDAK CERDAS atau TIDAK PUNYA KESEMPATAN, tapi dia TAKUT MENCOBA DAN TAKUT GAGAL! belakangan ini ada istilah memulai usaha dengan otak kanan, dengan khasnya tidak ikuti aturan dan terkesan semrawut karena dia lebih suka dengan kecepatan, ada benarnya pendapat ini. ada lagi aliran otak kiri, analitis dan penuh perhitungan ketelitian dan analisa yg panjang. bagi yg aliran otak kanan, aliran otak kiri cenderung lelet, begitu juga sebaliknya bagi aliran otak kiri otak kanan adalah semrawut tidak rapih acak-acakan dan tidak berpola. menurut hemat saya, otak kanan atau otak kiri itu adalah satu kesatuan yg Tuhan ciptakan dalam satu kepala, ada lagi aliran cara bisnis menggunakan hati. cara bisnis model ini akan banyak menderita sakit hati karena kebanyakan bisnis itu tidak seperti yg di inginkan hatinya. karena bisnis adalah dinamis dan bebas merdeka.

dari ketiga aliran tersebut masing-masing memiliki kelemahan. mengapa otak di pisah-pisah? mengapa juga bisnis memakai hati? mengapa kita tidak berpikir berbisnislah dengan IMAN! karena dengan iman semua masalah terselesaikan, baik itu bisnis semrawaut ala otak kanan, lelet ala otak kiri atau penderitaan hati ala bisnis pakai hati. semuanya dapat terjawab dengan iman. karena dengan iman semua bisnis mengikuti aturan, dansesungguhnya semua hal kembali kepada Yang Maha Esa, yang menentukan kita hanya mengikuti proses perjalanan itu. makanya mengapa kita harus takut gagal jikalau sesungguhnya kita hidup di dunia ini menjemput rejeki bukan mencari rejeki? rezeki  kan sudah tuhan yg atur. emang kalo gagal kenapa? ya lakukan lagi, gagal lagi ya lakukan lagi dan terus begitu sampai anda menemukan keahlian anda dalam keahlian itu. jadi untuk apa alergi untuk gagal? jadi untuk apa takut untuk gagal? kalo anda TAKUT AKAN GAGAL berarti anda TIDAK BERIMAN, kalau anda TIDAK MENCOBA berarti anda BUKAN! ORANG BERIMAN………………


kesimpulannya memulai bisnis dengan otak kanan atau otak kiri sah-sah saja, termasuk juga berbisnis dengan menggunakan hati, tetapi mengapa kita lupa bahwa sesungguhnya yg memiliki kita, hati kita, otak kita adalah Tuhan sang pencipta. kesanalah kita harus berujung… karena dari sanalah sumbernya yaitu iman, hadirkanlah keimanan kita disetiap ruang-ruang bisnis kita. Insya Allah bisnis kita berkah, halal dan di ridhoi Allah S.W.T aamin.

MODO MODI DIPRODUKSI WARGA BEKASI

  RAWALUMBU-Sea Games 2011 boleh saja di selenggarakan di Jakarta dan Palembang. Tapi, Kota Bekasi ikut berkonstribusi di even olahraga tingkat Asia Tenggara yang di helat 11-22 november itu. Maskot Sea Games Modo Modi yang bergambar sepasang hewan komodo sebagian dibuat dari tangan warga Bekasi.

Boneka Modo Modi tersebut di produksi oleh salah satu home industry warga Bekasi, Nana Anang Sujana, pengusaha boneka Hayashi Toys di Rawa Lumbu kota Bekasi. dia mengaku memproduksi 300 pasang Modo Modi untuk maskot Sea Games ke 26 tersebut. rinciannya, 150 boneka Modo dan150 boneka Modi.

Jumlah pesanan tersebut kata pengusaha boneka yang merintis usaha sejak tahun 1998, mengaku terbilang sedikit untuk ukuran home industry yang dikelolanya. sebab setiap harinya Hayashi Toys mampu memproduksi 3000 boneka dg berbagai ukkuran, yang akhirnya di jual keseluruh pelosok tanah air bahkan di ekspor ke luar Negeri.

Anang mengaku, sebenarnya dia mampu memproduksi boneka itu lebih banyak lagi bila di beri waktu lebih lama lagi. “Awalnya minta dibuatkan 5000 pasang, tapi, waktunya itu cuma dikasih dua minggu. saya tidak sanggup, ujar Anang.

Boneka Modo Modi yang dibuat Hayashi Toys memiliki karakter  yang unuk. Modo adalah komodo Jantan, mengenakan pakaian warna hijau dan sarung batik warna putih dengan corak coklat. sementara Modi adalah komodo betina dengan corak warna kuning pakai rok batik, dan selendang batik.

“Ukuran tinggi boneka 30 cm, berdiameter sekitar 12 cm,” tutur Anang sembari mengatakan pesanan tersebut ia terima tiga hari lalu. “Mereka (panitia Sea Games) minta dibuatkan seperti gambar yang ,mereka bawa,” imbuhnya.

Awalnya, Anang mengaku tidak paham jika boneka tersebut sebagai maskot Sea Games , dia bahkan sampai menolak karena terlalu mepet dengan jadwal penyelenggaraan Sea Games, apalagi boneka yang di pesan dalam jumlah banyak.

Setelah pembicaraan panjang bahwa maskot tersebut untuk event olahraga terakbar di Asia Tenggara, Anang pun menyatakan menyanggupi order itu. “mau tidak mau produksi harus di kebut,” katanya.

Boneka Modo Modi dibuat dengan bahan lokal, seperti kain batik, dam kapas dakron. agar produksi tepat jadwal sebelum Sea Games dimulai, Hayashi Toys mengerjakan 25 pekerja pembuat boneka dari jumlah 108 karyawan.

Sebenarnya, kata Anang, Hayashi Toys juga diminta membuat gantungan kunci 10.000 buah. masing-masing 5000 Modo dan 5000 Modi tetapi dia menolak dengan alasan waktu yang terlalu mepet.

Untuk di ketahui, home industry Hayashi dipercaya memproduksi maskot Modo Modi karena memiliki prestasi yang bagus sebagai pembuat boneka berkualitas baik. Diantaranya, meraih predikat terbaik produsen boneka se-Jawa Barat pada 2007, juara 2 produsen boneka se-ASEAN tiga bulan lalu, dan maskot PONXVII Kalimantan Timur.

 

Dimuat di Radar Bekasi  tgl 28 0ktober 2011

@anang sujana

Page 79 of 82« First...102030...7778798081...Last »