Kumpulan Kultweet @anangsujana “Mungkin Lupa”

Bila kita sudah berusaha semaksimal mungkin dalam berusaha, tapi belum juga terlihat tanda-tanda berhasil, padahal kita merasa sudah cukup kerja keras dalam usaha. Tapi kenyataannya kegagalan terlihat di depan, meratap dan kecewa kebingungan apa lagi yg harus dilakukan. Sepertinya paling menderita di dunia ini, stres frustasi, cemas menghantui pemikiran.

Bisa jadi kita melewati hal penting yang di sepelekan. Ingat! Mungkin lupa, bekerja dengan keras tapi menjauhkan diri dari Sang Pemilik Rezeki.Boleh jadi kita mencintai pekerjaan kita, tapi melupakan keagungan cinta Sang Khaliq.

Kita mungkin lupa kunci sukses yang terpenting, mencintai Sang Penentu Rezeki. Tuhan tidak akan menyia-nyiakan hamba-Nya yang berusaha dan berdoa. Bagi umat yang beriman, Tuhan melapangkan rezeki dan menyempitkan rezeki, sesuai yang di kehendaki-Nya. Itulah tanda-tanda kekuasaan-Nya, untuk kita mengimani-Nya.

Dalam dunia bisnis dengan persaingan begitu ketat kadang kebencian, iri dengki, permusuhan bermunculan di mana-mana. Tuhan adalah Maha Penyayang, kebencian dan permusuhan bukanlah yang di senangi Tuhan. Ketika kebencian merajalela menguasai manusia, kasih sayanglah yang meluluhkan segalanya.

Manusia kadang lebih buas dari pada binatang, merasa diri paling pintar dengan jenjang pendidikan yang tinggi, seolah-olah bisa menyelesaikan semua hal dengan mudah. Padahal bisa jadi kepintaran ilmu pengetahuan menjadikan penjara bagi kreatifitas seseorang, karena menjadikan dirinya sok pintar dan ngeyel!

Mungkin kita lupa, bekerja keras tapi kurang cerdas memahami bahwa semua apa yang kita kerjakan akan menjadi percuma bila Sang Pemberi Rezeki diabaikan.

Kita memang gampang lupa, bila di hadapkan dengan persoalan himpitan hidup dan kesenangan hidup. Mungkin lupa …

Salam
sukses selalu
Nana Anang Sujana
08176793339
twiter @anangsujana
anangsujana.com
bonekamurah.com
waralababoneka.com
hayashitoysmart.com

Kumpulan Kultweet @anangsujana “Berbeda”

Karena kita tidak tahu sebesar apa rezeki kita, maka berusahalah semaksimal mungkin.

Dalam kehidupan kita banyak terkandung pembelajaran, miskin kaya, atas bawah, perbedaan status sosial, semua adalah nilai kehidupan.

Orang-orang yang beriman diberi pilihan, kenikmatan dunia & akhirat, sementara orang yang tidak beriman tidak ada surga baginya kelak.

Tuhan Maha Adil siapapun orangnya kalau dia mau bekerja keras, dia akan diberi kenikmatan di dunia.

Mengenai rezeki Tuhan tidak membedakan mana yang beriman dan mana yang tidak beriman.

Asal mau merubah nasibnya, maka siapapun dia akan bisa merubah nasibnya.

Yang membedakan banyak tidaknya mendapatkan rezeki, adalah usahanya.

Tuhan Yang mengatur mana yang berhak mendapatkan lebih atau kurang, dengan upaya kita bisa merubah nasib.

Tuhan Maha Mengetahui kebutuhan dari setiap makhluk ciptaannya.

Ada kebijakan lain yang Tuhan gambarkan, karena manusia pada dasarnya bila diberi harta suka melanggar perintahnya.

Sifat manusia terkadang bila diberi harta banyak, dekat sekali dengan mengingkari nikmatnya.

Waktu kita di habiskan mengurusi harta, lupa akan kewajiban beribadah.

Padahal kalau kita lupa bersyukur, harta kita tidak menjadikan berkah.

Kalau harta tidak berkah, maka tidak menjadi bermanfaat, malah jadi laknat.

Tidak sedikit manusia diberi kelapangan rezeki malah sombong, malah jadi biang kejahatan di dunia.

Tidak ada madharatnya (keburukan, kerusakan) di dalamnya harta bagi yang bertaqwa.

Salam
sukses selalu
Nana Anang Sujana
08176793339
twiter @anangsujana
anangsujana.com
bonekamurah.com
waralababoneka.com
hayashitoysmart.com

Page 42 of 82« First...102030...4041424344...506070...Last »