Memilih Teman yang Baik

2temanbaikTeman adalah orang yang selalu berhubungan dan berkomunikasi atau orang yang sering bergaul dengan kita. Pergaulan yang luas akan mengundang banyak teman. Apalagi zaman sekarang teman tidak hanya ditemukan di dunia nyata, tapi juga dari dunia maya. Bergabung dalam berbagai komunitas tidak hanya akan menambah jumlah teman, tapi juga mendapatkan teman dengan berbagai keahlian, tergantung komunitas yang digeluti.

Memilih teman yang baik gampang-gampang susah. Kita bisa saja berteman dengan banyak orang, namun mendapatkan teman yang betul-betul klik dengan kita butuh pengalaman dan kearifan.

Teman yang baik adalah yang mengajak kebaikan. Bila diaplikasikan dalam kebutuhan berbisnis, teman bisnis yang baik sudah tentu teman bisnis yang mengajak kebaikan, mendorong kemajuan masing-masing pribadi. Bisnis itu membangun pertemanan, dan teman bisnis yang baik adalah teman yang mengajarkan cara bisnis yang membesarkannya.
Banyak teman pada saat kita jaya, namun hanya sedikit teman pada saat kita susah. Seorang pengusaha yang sudah mapan mengajarkan temannya untuk jadi pengusaha adalah teman yang membangun. Saling menasehati dalam kebaikan itu teman sejati. Berani mengkritik teman demi kebaikan itu lebih baik dari pada memuji teman tapi menjerumuskan.

Mendapatkan teman yang baik itu adalah rejeki yang tidak ternilai. Bila Anda sudah menemukan teman yang baik, yang bisa saling membangun dan mendorong kemajuan bisnis masing-masing, pupuklah hubungan itu layaknya hubungn dengan saudara sendiri.

Teman yang baik adalah teman yang selalu menjaga kejujuran. Kalau ingin jujur carilah teman yang jujur, energi kejujuran itu pasti melular.
Ada ungkapan yang berbunyi, berteman dengan tukang daging bau daging, berteman dengan tukang parfum maka kita akan wangi. Bila teman kita jelek, maka jelek pulalah kita. Sebaliknya, bila teman kita baik, niscaya kita pun akan baik.

Memicu Semangat

36semangatTidak ada kesuksesan besar yang dilakukan tanpa semangat yang membara. Semangat adalah mesin terkuat dari modal kita untuk meraih impian. Karena itu, ketika kita melakukan sesuatu, lakukanlah dengan sepenuh hati.

Semangat adalah gairah individu sejati, bukan motivasi dari luar, tapi dorongan dari dalam, bisa jadi dorongan spiritual. Dorongan semangat dari dalam membuat kita bisa melakukan tindakan yang menakjubkan hasilnya. Gairah dan semangat akan melahirkan kedinamisan dan energi dalam menghadapi pekerjaan.

Semangat harus dibangun seperti bila melakukan sesuatu kita tidak akan mendapatkan apa yang kita inginkan kecuali harus berhasil. Semangat akan melahirkan dorongan panggilan jiwa, yang peduli pada apa yang sedang kita bangun.

Semangat membuat waktu akan berlalu dengan cepat, lalu menghasilkan pekerjaan yang cepat pula hanya dalam waktu yang sedikit. Jadi menumbuhkan semangat artinya sama dengan mengerjakan pekerjaan yang kita sukai, menanamkan keyakinan bahwa apapun yang kita lakukan dalam hidup ini, sesungguhya demi tujuan yang mulia.

Memiliki komitmen pada tujuan akan melahirkan kecintaan kita pada pekerjaan yang kita jalani. Kesuksesan adalah bagaimana cara kita mencintai apa yang sedang kita kerjakan. Ketika kita sudah bahagia dengan apa yang kita lakukan, kita sebenarnya sudah menang dalam kehidupan.

Bila kebahagian dalam melakukan pekerjaan dan kita benar-benar puas melakukannya, lalu kesuksesan apa lagi yang dicari? Karena sesungguhnya dalam hidup ini kita hanya memburu kebahagiaan.

Buatlah dengan jelas akan kemana tujuan kita, miliki peta penunjuk arah. Saat bekerja keras dengan mengikuti apa yang kita ingin lakukan, seberat apapun tidak akan terasa, karena semangat impian ada dalam peta. Saat kita menyenangi apa yang kita lakukan, bahkan tanpa dapat bayaran, itu juga bagian dari kesuksesan.

Page 19 of 82« First...10...1718192021...304050...Last »